Pengelolaan Sumber Daya Perairan dalam Konteks Demografi dan Pembangunan Berkelanjutan di Jakarta

 

Halo Sobat Lingkungan! Tahukah kamu tentang pentingnya pengelolaan sumber daya air di tengah pesatnya pertumbuhan penduduk? Di kota besar seperti Jakarta, pengelolaan air menjadi semakin krusial karena populasi yang terus meningkat dan pencemaran yang semakin parah. Yuk, kita simak lebih dalam bagaimana peran pengelolaan air dalam menjaga keberlanjutan lingkungan!

Gambar 1. Penyediaan akses air bersih (Sumber: Disway.id)

Pertumbuhan Penduduk dan Permintaan Air Bersih

Pertumbuhan penduduk yang pesat membuat kebutuhan air bersih semakin tinggi. Mayoritas warga Jakarta bergantung pada air tanah untuk kebutuhan sehari-hari, sedangkan hanya sebagian kecil yang terpenuhi oleh PDAM. Ketergantungan ini menimbulkan tantangan, seperti penurunan permukaan tanah akibat penggunaan air tanah yang berlebihan, sehingga meningkatkan risiko banjir saat musim hujan tiba.

Pencemaran dan Penurunan Kualitas Air

Pencemaran sungai-sungai di Jakarta, seperti Ciliwung dan Pesanggrahan, telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Limbah domestik dan industri seringkali mencemari perairan, yang berdampak negatif bagi kesehatan masyarakat. Air yang tercemar dapat memicu berbagai penyakit yang sangat berisiko, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Upaya Pengelolaan Air dan Pembangunan Berkelanjutan

Pemerintah telah mengupayakan berbagai program untuk meningkatkan akses dan kualitas air bersih, seperti Program Penyediaan Air Minum (PAM). Namun, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk mencapai pengelolaan air yang berkelanjutan. Edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan efisiensi penggunaan air harus terus disosialisasikan.

Strategi Pembangunan Berkelanjutan

Dalam menghadapi tantangan ini, diperlukan strategi pembangunan berkelanjutan yang mempertimbangkan kebutuhan populasi tanpa mengorbankan sumber daya alam. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan sistem manajemen terpadu untuk mengelola air secara efisien dan mengurangi pemborosan. Teknologi pengelolaan air yang ramah lingkungan juga bisa menjadi solusi untuk menjaga ketersediaan air bagi generasi mendatang.

Simpulan

Krisis air bersih di Jakarta menunjukkan pentingnya pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan. Langkah-langkah inovatif dan kolaboratif diperlukan agar semua warga Jakarta memiliki akses yang adil terhadap air bersih dan menjaga lingkungan untuk generasi mendatang. Mari kita mulai dari hal kecil seperti menghemat air dan menjaga kebersihan lingkungan untuk masa depan yang lebih baik!

Referensi

Badan Lingkungan Hidup DKI Jakarta. (2023). Laporan Kualitas Air Sungai di Jakarta. Diakses dari [BLH DKI Jakarta](https://blhd.jakarta.go.id).

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Jakarta. Diakses dari [BPS Jakarta](https://jakarta.bps.go.id).

Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta. (2022). Data Pengelolaan Sumber Daya Air di Jakarta. Diakses dari [Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta](https://sda.jakarta.go.id).

 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2022). Laporan Tahunan Program Penyediaan Air Minum. Diakses dari [PUPR](https://pu.go.id).

Wadu, L. B., Gultom, A. F., & Pantus, F. (2020). Penyediaan Air Bersih Dan Sanitasi: Bentuk Keterlibatan Masyarakat Dalam Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 80-88.

Penulis    : Tita Maryana

Editor      : Havaliani Rivaldi (Humas KSEP)

Comments

Popular posts from this blog

Inovasi Teknologi dalam Mengatasi Pencemaran Air: Solusi untuk Masa Depan

Dampak Perubahan Iklim Terhadap Sektor Perikanan di Indonesia

Jenis-Jenis Tanaman Bioremediasi Air Limbah