Dampak Mikroplastik Terhadap Ekosistem Perairan

 

(Sumber: nationalgeographic.grid.id)

Halo Sobat KSEP! Kamu sudah tahu belum tentang dampak mikroplastik pada ekosistem perairan kita? Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran kecil, kurang dari 5 mm, yang berasal dari produk sehari-hari kita. Meskipun kecil, mikroplastik ini bisa menimbulkan ancaman besar bagi lingkungan, terutama ekosistem perairan.

Pencemaran Habitat

Mikroplastik telah mencemari berbagai habitat air, seperti sungai, danau, dan lautan di seluruh dunia. Partikel kecil ini berpotensi merusak kualitas habitat bagi organisme yang hidup di dalamnya. Dalam air, mikroplastik dapat mengakumulasi bahan kimia berbahaya yang dapat memengaruhi keseimbangan ekosistem, mengubah penetrasi cahaya, dan bahkan menjadi tempat tumbuhnya patogen.

Akumulasi dalam Rantai Makanan

Salah satu dampak mikroplastik yang serius adalah akumulasi dalam rantai makanan. Mikroplastik yang tertelan oleh organisme laut, seperti zooplankton, ikan, dan hewan laut lainnya, akan berpindah ke predator yang lebih besar, termasuk manusia. Ini meningkatkan risiko kesehatan bagi konsumen makanan laut.

Gangguan Kesehatan Organisme

Penelitian menunjukkan bahwa mikroplastik dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada organisme akuatik, seperti peradangan dan gangguan reproduksi. Bahkan dapat mengganggu proses metabolisme yang penting bagi kelangsungan hidup spesies.

Pengaruh pada Keanekaragaman Hayati

Keberadaan mikroplastik memengaruhi keanekaragaman hayati perairan dengan cara mengubah interaksi antarspesies. Mikroplastik yang dikonsumsi oleh zooplankton, misalnya, dapat menyebabkan perasaan kenyang palsu, sehingga mereka makan lebih sedikit. Hal ini berdampak pada pertumbuhan mereka dan, secara lebih luas, pada spesies lain yang bergantung pada zooplankton sebagai sumber makanan.

Simpulan

Mikroplastik memiliki dampak yang sangat kompleks dan serius terhadap ekosistem perairan. Kita perlu lebih sadar akan penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah di masa depan. Yuk, mulai sekarang kita kurangi penggunaan plastik sekali pakai demi kelestarian ekosistem kita!

Referensi:

Dewi, N. M. N. B. S. (2022). Studi Literatur Dampak Mikroplastik Terhadap Lingkungan. SOSIAL SAINS DAN TEKNOLOGI, 2(2), 239-250.

Kristiningsih, A. (2020). Dampak Pencemaran Mikroplastik di Ekosistem Laut terhadap Zooplankton. Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL), 2(1), 29-36.

Victoria, A. V. (2017). Kontaminasi mikroplastik di perairan tawar. Teknik Kimia ITB, (1-10).


Penulis    : Syivaul Jannah Al Hanif

Editor      : Havaliani Rivaldi (Humas KSEP)

Comments

Popular posts from this blog

Inovasi Teknologi dalam Mengatasi Pencemaran Air: Solusi untuk Masa Depan

Dampak Perubahan Iklim Terhadap Sektor Perikanan di Indonesia

Jenis-Jenis Tanaman Bioremediasi Air Limbah